pemberhentian emosiku, rasaku, bahagiaku, marahku, sepiku, naik turunku... luberkanlah disini agar setiap kali aku kembali berjalan, ada jejaknya yang terekam oleh waktu dan tempat...
13.11.08
ED. 1 - Ed. 2
ED. 1
dan ijinkan kali ini aku berkata aku cemburu.
dengan sepenuh perasaan yang ada di dalam sini.
dengan didihan emosi menyaksikan kamu di antara dia dan dia dan dia.
sabar hanya untuk orang yang tidak bisa memperjuangkan nasibnya sendiri.
dan aku sudah meledak sekarang.
refill rasa sabarku nyaris tak sudi mengisi aku kembali.
terlalu sering aku mengisi ulang sehingga dia tak ingin aku kembali lagi.
sekarang di depan kamu, aku akan berteriak:
Aku CEMBURU!
............................................................................................................................................
ED. 2
apa yang kamu inginkan dari aku?
apa arti semua perlakuan ini?
kalau kamu tak ingin menyelesaikannya,
maka biarkan aku urus semuanya.
aku mau berjuang....
dan jangan berpaling dariku.
katakan apa yang kau mau.
sebelum akal sehatku dikalahkan cemburu.
sebelum aku tak bisa melihatmu lagi,
sebelum mataku menjadi gelap.
aku beri kesempatan ini, untuk hatiku berjuang dalam bara cemburu.
karena bagiku kamu masih cukup berharga.
tapi katakan layakkah kau kuperjuangkan di antara dia dan dia.
hatiku sakit, mataku merah.
aku cemburu dan tertikam sakit.
karena braninya kamu membuat aku cemburu dan tak bersedia membiarkanku pergi.
layakkah kau kuperjuangkan?
layakkah kau kucemburui?
layakkah aku bertahan?
layakkah kau untukku?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment