20.4.09

jerawat

Makjang! Napa pula jerawat di muka ga kapok2nya mengadakan serangan gerilya? Padahal seribu satu cara telah kulakukan agar dia menghilang dari kancah persilatan ini, tapi susah sungguh membuatnya bersimpati pada penderitaan awak ni. Dah capek dan lelahnya rasanya awak mencoba ini dan itu. Ada obat yang dibilang mujarab, awak cobalah.... ga berhasil. Ada krem ini, krem itu, krem ono krem ene, awak coba pula. Dan gigit jari pula. Huaaaaa... muka awak sebentar bersih, sebentar doang, abis itu berubah memerah bentol2 lagi. Dan penderitaan awak itu tak cukup hanya demikian. Dah banyak money awak keluarkan demi mengenyahkan penyakit wajah ini, tapi sekali lagi awak hanya seperti menggenggam pasir sekuat mungkin tapi butirnya menggulir keluar dari genggaman. Kenapa? Oh kenapa? *ratapan ala penyanyi india yg meneteskan airmata sambil menari keliling tiang* Sampai kapan penderitaan awak ini betah berjalan bersama awak setiap hari, menit, detik. Kenapa dia tidak bosan. Apakah jerawatku ini memegang filosofi : wajah tak berjerawat bagai langit tanpa bintang, tak sempurna dan indah. Oooohhhh Tidakkkk!!! *menjerit sambil berpose sinetron cinta fitri 3, mendekap tangan di dada, mata melotot, bibir terbuka nganga (lalat mikir ini mulut apa sarang gw ya?), dan idung kembang kempis tidak terima...* Jadi uang udah abis, muka ga sembuh2 juga. Pedih o pedihnya hati ini... Hikss2....

No comments:

Post a Comment