pemberhentian emosiku, rasaku, bahagiaku, marahku, sepiku, naik turunku... luberkanlah disini agar setiap kali aku kembali berjalan, ada jejaknya yang terekam oleh waktu dan tempat...
15.4.09
mello....
Lagi mellooooo…ga jelas.
dah lama banget ga ngisi blog gw.
Srasa ga punya blog nih,
Gara2 kesibukan yang menyita perhatian dan energi gw.
Ada banyak banget perubahan di tahun ini.
Mulai dari pindah ruangan kerja baru di gedung baru
ampe ganti pimpinan baru.
Dan itu yang bikin prasaan dan kondisi jiwa
jd agak kurang stabil.
Bete…bete…bete…
Kantor udah ga seasik dan seramah dulu.
Banyak banget ketidakadilan yang bikin kecewa dan bete.
Kenapa bisa begini dan begitu tanpa tahu harus berbuat apa.
Benar-benar rusak dan karatan.
Hampir tidak bisa disembuhkan
kalo orang-orang yang ada didalamnya
tidak segera membereskan diri dan lingkungannya.
Pantas saja ada begitu banyak orang yang merasa jadi korban
dan banyak yang merasa terjadi ketidakadilan.
Aku hanya bisa memandang dengan rasa kecewa dan tidak percaya.
Kenapa bisa seperti itu?
Aku tahu bahwa aku harus selalu bersyukur
karena aku bisa bekerja dengan gaji yang layak
dan suasana kerja yang nyaman dimana rekan kerja
bagaikan saudara sendiri.
Karena hal seperti ini sangat langka ditemui di luar sana.
Tapi aku juga bingung
kenapa di antara segelintir hal positif itu,
terdapat segudang kenegatifan?
Ada orang yang sirik dengan kerja orang lain,
ada yang berambisi merampas posisi orang lain,
ada yang menuduh dan memfitnah tanpa bukti
dan tanpa klarifikasi terlebih dulu,
ada yang menginginkan kenaikan posisi dengan menjilat
dan menjelek-jelekan orang lain,
ada yang menuduh maling
padahal dialah yang sering melakukan pencurian terselubung,
ada yang menikam orang lain dari belakang
padahal di depan orang itu
dia berlagak sebagai sahabat baik
yang selalu siap menolong,
ada yang ketakutan jabatannya bakal dirampas
shg melakukan tindakan pengaman
dengan cara-cara yang tidak benar,
ada yang jago menghianati temannya demi kenyamanan
yang juga tidak pasti aman.
Duh Tuhan, tempat apa ini?
I don’t wanna be a complainer, tapi hatiku juga menderita
menyaksikan ada banyak ketidakbenaran terjadi disekelilingku.
Sampai kapan Tuhan?
Adakah pembelaanMu?
Agar hatiku merasakan ketenangan bahwa Engkau tidak tidur,
Engkau menyaksikan segala sesuatu terjadi.
Dan sampai saat itu terjadi,
Hatiku pasti akan terus melllooooo ga jelas.
Bete...bete...bete....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment