pemberhentian emosiku, rasaku, bahagiaku, marahku, sepiku, naik turunku... luberkanlah disini agar setiap kali aku kembali berjalan, ada jejaknya yang terekam oleh waktu dan tempat...
6.5.09
ngacooo
mau nyeritain perasaanku nih.
sekitar 2 bulan yang lalu aku ketemu dia.
masih terlihat lugu dan polos, entah benar masih polos ato cuma bayanganku aja.
dikaruniai wajah yang lumayan dan postur tubuh yang lumayan juga.
ketika dia minta bantuanku, suaranya hangat dan ramah.
kuperhatikan dari dekat...gila ni anak manis juga.
jadi...suka.... hihihi...(sakit!)
trus sejak saat itu aku jadi sering ketemu dia.
kadang dia datang ke ruanganku ato bertemu di luar gedung jelek ini ^_^.
sesekali aku mencuri2 melihat dia, eh ternyata di saat lain kupergoki dia yg nyuri2 ngelirik aku...
GR dikit boleh kan?
begitu terus...tapi tak satupun dari kami yang berani menanyakan nama.
sampai satu saat temanku dari tempat lain menceritakan tentang dia dan beberapa teman yang juga menyukai dia.
hmmm...ternyata seleraku pasaran juga ya?
sama dengan yang lain, hehehehe...
sampai tadi pagi.
aku datang agak telat karena sempat sakit perut dan nyaris gagal ke kantor.
turun dari ojeg, sedang membayar ongkosnya, aku melihat dia menghampiri sekuriti.
tengtung...otakku bergerak cepat.
come on...hurry pak ojeg!
targetku masuk lagi tuh.
dengan tergopopoh2 aku berusaha agar incaran tidak menjauh dari jarak pandang...(brasa hunter!)
eh ko ya ni anak malah mempercepat langkahnya, asem tenan!
otomatis ga mungkin kan aku ngejar dia...
apa kata dunia??
masa sang diva mengejar orang biasa...
huahahahahaha....
kenapa ya? apa aku sebegitu menakutkan ya?
iggghhh nyesel banget tu anak!
ga tau ya kalo dah kenal aku bakal lengket seumur idup.
ga akan bisa berpaling hati huhuhuhu...
dasar!
akan kau rasakan peletku anak muda...
sehingga kau tak mampu menjauhkan wajahmu sedikitpun, semilipun, seincipun dari aku.
huhuhuhuhuhuhu....
awas kau anak muda!
rasakan pelet dark diva!
*posting paling kacau sepanjang umur perblogan. mohon dipahami karena kekacauan ini bersumber dari rasa sakit karena penolakan...haiyahhhh!*
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment