11.6.09

menantikan cinta

aku menantikan cinta. kapan datangnya. bukan karena aku tahu cinta itu menyenangkan, tapi karena adanya seribu inspirasi yang mengikutinya, ketika ia menghampiri orang yang terpilih. ketika jatuh cinta, beribu kosa kata baru datang menyerbu. aku mampu menulis ribuan prosa, lirik, cerita tanpa mengalami kekeringan. cinta seperti sumur otomatis yang menyediakan semua kata yang aku butuhkan. ketika cinta datang, badan yang malas ini seperti punya energi berlebih. duduk, berdiri, bergerak, termenung, berlari, diam.. semua dilimpahi energi. tidak ada kata lelah. cinta seperti supply energi terisi penuh lengkap dengan cadangan berlimpah. ketika aku dipilih oleh cinta, emosi yang ada hanya bahagia. perasaan yang sering penuh dengan kemarahan ini, berganti dengan kesabaran dan pengertian tanpa batas, tanpa ujung. hal yang menyebalkan tetap terasa menyenangkan karena aku bahkan tidak bisa berpikir dan merasa bahwa aku marah, karena cinta seperti ladang penuh bunga ganja mekar tertiup angin, yang membuat aku hanyut dan lupa bahwa aku sedang merasakan rasa lain selain cinta.

No comments:

Post a Comment